Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan, umur dan paritas terhadap pemilihan kontrasepsi MOW. Metode penelitian ini adalah metode survey analitik dengan rancangan penelitian cross sectional dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 80 responden yang didapat mengunakan teknik random sempling. Pengumpulan data dari data sekunder (buku register). Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir setengahnya (48,8%) tidak memiih kontrasepsi MOW, sebagian besar (71,3%) Ibu memiliki pendidikan yang rendah (SMA), sebagian besar (65,0%) ibu memiliki usia ≤25 tahun, hampir setengahnya (32,5%) Ibu memiliki Paritas Primipara. Terdapat hubunganan antara pendidikan, umur dan paritas dengan pemilihan kontrasepsi MOW. Oleh karena itu pentingnya peran tenanga kesehatan untuk lebih meningkatkan edukasi dan konseling serta meningkatkan pelayanan bermutu dan berkualitas kepada akseptor KB mengenai alat kontrasepsi MOW.pada ibu yang memiliki pendidikan ≤ SMA, umur 25 tahun dan paritas ≥2 tentang alat kontrasepsi jangka panjang khususnya kontrasepsi MOW.
Copyrights © 2017