Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat abortus dan riwayat kuretase dengan kejadian plasenta previa pada ibu bersalin di ruang bersalin RSUD dr.Adjidarmo Rangkasbitung, Lebak Tahun 2014. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan pendekatan case control. Populasi penelitian 2736 semua ibu bersalin baik yang mengalami plasenta previa maupun yang tidak mengalami plasenta previa, kelompok kasus 188 ibu yang plasenta previa dan kelompok control 188 ibu yang tidak mengalami plasenta previa. Jadi jumlah sampel sebanyak 376 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Teknik analisis data univariat dan bivariate. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kejadian plasenta previa sebesar 6,87% ; riwayat abortus sebesar 37,2% ; riwayat kuretase sebesar 18,9. Ada hubungan antara riwayat abortus dan kuretase dengan kejadian plasenta previa pada ibu bersalin. Untuk mencegah terjadinya plasenta previa diperlukan upaya dari tenaga kesehatan berupa deteksi dini kehamilan.
Copyrights © 2016