Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi diseluruh dunia terutama di negara berkembang seperti di Indonesia dengan masalah gizi terus terjadi dan berkembang. Kekurangan gizi merupakan penyebab anemia yang mencapai persentasi sekitar 85,5% yang ditandai dengan adanya gangguan sintesis hemoglobin. Di Indonesia banyak remaja yang tidak membiasakan sarapan dan kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat gizi mencapai 50%, oleh sebab itu remaja di Indonesia mudah menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Negeri 1 Rangkasbitung tahun 2018. Penelitian yang dilakukan bersifat analitik observasional dengan menggunaan desain cross sectional. Populasi yang diperoleh dengan teknik simplerandom sampling sebanyak 315 siswi putri dengan sampel 140 ditentukan menggunakan program Epiinfo.exe 7. Analisis data menggunakan program statistik R. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia (ρ- value=0,00). Dari hasil penelitian tersebut, pentingnya peran tenaga kesehatan untuk melakukan pencegahan anemia pada remaja putri yang bekerja sama dengan UKS di sekolah pada remaja, Puskesmas, dan bagian Gizi dengan melakukan penyuluhan tentang anemia serta edukasi tentang status gizi.
Copyrights © 2019