Latar Belakang: Stunting menggambarkan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis. Pemberian ASI yang tidak eksklusif dan pengasuhan yang buruk dapat meningkatkan kejadian stunting. Tujuan: Mengetahui hubungan ASI eksklusif dan pola asuh dengan kejadian stunting pada anak di bawah lima tahun di Puskesmas Uabau Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Uabau Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur pada bulan Januari – Februari 2022. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 125 anak umur di bawah lima tahun dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil:. Risiko kejadian stunting menurun dengan pemberian ASI eksklusif (b= -1.19; 95% CI= -2.18 hingga -0.19; p= 0.019) dan pola asuh yang baik (b= -2.4; 95% CI= -3.39 hingga -1.41; p= 0.000) Kesimpulan: Risiko kejadian stunting menurun dengan pemberian ASI eksklusif dan pola asuh yang baik
Copyrights © 2022