Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar IPS Terpadu yang diajarkan menggunakan model pembelajaran scramble lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran take and give pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya yang berjumlah 72 siswa pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 dan pemilihan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, hanya memilih dua kelas yaitu Kelas VIII-A sebanyak 25 siswa dan Kelas VIII-B sebanyak 26 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan desain pre test pada awal pertemuan dan post test pada akhir pertemuan. Pengolahan data dilaksanakan dengan menggunakan rumus t-test model polled varians. Hasil pengolahan data diperoleh nilai thitung = 2,81 dan ttabel = 1,68 pada taraf signifikan 5% dan dk = 49. Sesuai dengan ketentuan pengujian hipotesis terima Ha jika thitung ≥ ttabel. Dengan demikian, hasil penelitian membuktikan bahwa hasil belajar mata pelajaran IPS Terpadu yang menggunakan model pembelajaran scramble lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran take and give berbantuan media kartu pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya.
Copyrights © 2017