Di dalam penggunaan campuran aspal panas untuk kondisi jalan dengan volume lalu lintas dan beban lalu lintas yang cukup pesat, seringkali ditemukan masalah terutama dalam hal teknis yang disebabkan kinerjasehingga hasil lapisan permukaan tidak memuaskan dan mengakibatkan kerusakan secara dini. Penelitian ini akan difokuskan untuk mengkaji kelayakan penggunaan agregat palu sebagai bahan campuranberaspal ATB. Pada penelitian ini dilakukan dengan membuat 14 sampel, dimana 10 sampel aspal dengan 5 variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%,dan 7% untuk pengujian Marshall, sedangkan 4 sampel untukpengujian Marshall Immersion. Dari hasil pengujian Marshall, nilai kadar aspal optimum untuk campuran kombinasi sebesar 6,2% dengan nilai stabilitas sebesar 1214,75 kg. Berdasarkan hasil pengujian bahan dan pengujian campuran aspal,agregat palu sebagai bahan campuran beraspal.
Copyrights © 2017