Pada umumnya setiap perusahaan memiliki target untuk dapat meningkatkan kualitas produk menuju tingkat kegagalan nol (Zero Defect). MPM merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu wanita. Obyek penelitian ini difokuskan jenis sepatu kerja, dimana jenis ini memiliki cacat yang lebih tinggi. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengendalikan kualitas sepatu dengan menggunakan metode Six Sigma dan metode Kaizen. Dalam proses pembuatan sepatu kerja wanita, jenis cacat yang paling tinggi dari yang lainnya adalah kelebihan lem dan lemnya kurang rekat sedangkan yang paling rendah adalah pengovenan melebihi batas waktu. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa nilai rata-rata DPMO sebesar 9682,54 dengan rata-rata Sigma Level sebesar 3,57. Dari analisis diperoleh prioritas utama untuk perbaikan adalah faktor manusia yang paling sering mempengaruhi kecacatan, yaitu kurangnya ketelitian dalam mengoleskan lem pada sepatu, kurang memperhatikan kerekatan pada dasar sepatu, kurangnya ketelitian dalam hal ukuran dan inspeksi, kurang memperhatikan waktu pengovenan, dan kurang memperhatikan ukuran hack sepatu yang standar.
Copyrights © 2022