Pharmasipha
Vol 4, No 2 (2020): September

Uji Aktivitas Enzim Diastase Madu Hutan Mentah Gorontalo sebagai Imunomodulator

Juliyanty Akuba (Department of Pharmacy, Faculty of Sports and Health, Gorontalo State University)
Mahdalena Sy Pakaya (Department of Pharmacy, Faculty of Sports and Health, Gorontalo State University)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2020

Abstract

Penggunaan Madu sebagai suatu bahan yang dapat menigkatkan daya tahan tubuh sudah banyak dipublikasikan, penjualan madu pada masyarakat luas pun sudah sangat banyak, bahkan ada beberapa orang yang sudah membuat sebuah brand untuk produk madu itu sendiri. Akan tetapi suatu madu bisa dikatakan sebagai imunomodulator harus memenuhi persyaratan, diantaranya nilai dari Aktivitas Enzim diastase minimal 3 DN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah madu hutan Gorontalo bisa digunakan sebagai imunomodulator. Penelitian ini menggunakan 3 madu dari 3 lokasi tempat yang berbeda, yaitu dari daerah Paguat, Lemito dan Bone Pantai, semua lokasi berada di Provinsi Gorontalo. Pada penelitian ini  dilakukan pemeriksaan organoleptis, setelah itu dilakukan pengujian aktivitas enzim diastase menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan rata – rata nilai dari aktivitas enzim diastase dari ke 3 sampel yang diperiksa menunjukkan hasil sebesar 2,8571 DN. Kesimpulan bahwa sampel madu dari ke 3 daerah tersebut belum bisa dikategorikan sebagai imunomodultor.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

pharmasipha

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Clinical Pharmacy; Biology Pharmacy; Natural Product Pharmacy; Drug, food and cosmetics analysis; Chemistry Pharmacy; and Islamization of ...