Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah di Banten yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup maju, dimana akan mengakibatkan kemacetan terutama didaerah perekonomian tersebut. Jalan Raya Legok merupakan salah satu jalan yang mempunyai peranan penting dalam mendukung perkembangan sector-sektor perdagangan. Namun Jalan Raya Legok juga tidak lepas dari masalah kemacetan yang diakibatkan oleh aktivitas pasar. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Raya Legok dengan menggunakan metode PKJI (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia) 2014. Dimana data yang diambil adalah data primer seperti geometri jalan, volume lalu lintas, serta hambatan samping jalan tersebut dan data sekunder seperti data jumlah penduduk Kabupaten Tangerang dan PKJI. Hasil Analisa volume lalu lintas bahwa volume lalu lintas tertinggi berada dipagi dan sore hari pada hari kerja. Besar nilai volume lalu lintas sebesar 2134 smp/jam, dengan nilai hambatan samping sebesar 298/jam. Kapasitas (C) yang didapatkan sebesar 2134 smp/jam dan didapatkan tingkat pelayanan jalan dipoin F dengan kondisi Arus terhambat, Kecepatan Rendah, Volume diatas Kapasitas, Banyak Berhenti dengan DS yang didapat yaitu 1,177.Kata Kunci : Volume lalu lintas, Kapasitas, Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014
Copyrights © 2022