Produksi PT Kaltim Prima Coal (KPC) dimulai sejak tahun 1992 dan menambang rata-rata 450 juta bcm overburden setiap tahunnya. Di tahun 2021, KPC memindahkan 453 juta bcm overburden menggunakan 85.000 ton bahan peledak. Aktivitas penambangan yang masif ini menghasilkan rata-rata 8 juta liter used oil setiap tahun. Secara konsisten KPC terus mengimplementasikan proses peledakan yang efektif dan efisien untuk mengoptimalkan biaya peledakan, salah satunya dengan mengganti bahan bakar (solar) dengan used oil pada bahan peledak. Used oil dikategorikan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) yang penanganannya cukup kompleks. Untuk mendapatkan used oil yang memenuhi kualifikasi sebagai campuran bahan peledak, used oil akan ditangani secara khusus sehingga kandungan air dan endapan lain berada di level yang dapat diterima. Untuk memenuhi ekspektasi KPC terkait penggunaan used oil pada bahan peledak, PT AEL Indonesia (AEL) menggunakan bahan peledak seri S300 Eco. Tipe bahan peledak S300 Eco ini didesain khusus agar kompatibel menggunakan used oil dengan tujuan mengurangi penggunaan bahan bakar karbon dan proteksi terhadap lingkungan. Used oil yang memenuhi kualitas digabungkan dengan emulsifier khusus AEL berhasil menunjang penggunaan used oil menggantikan solar 100% pada bahan peledak dengan tetap menjaga kualitas dan performa bahan peledak yang dibuat. Sejak diimplementasikan pada tahun 2011 hingga 2021, KPC telah berhasil menghemat 25,5 juta liter solar yang ekuivalen dengan rata-rata 2,3 juta liter solar per tahun.
Copyrights © 2022