Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit jangka panjang yang tidak bisa disembuhkan. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi, dengan adanya komplikasi penyandang bisa mengalami gangguan psikologis, salah satu nya seperti depresi. Depresi merupakan masalah besar dalam gangguan psikologis bagi pasien DM tipe 2. Upaya untuk mengontrol depresi ialah dengan peningkatan spiritual. Spiritualitas seseorang dapat dijadikan koping yang adaptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat spiritual dengan tingkat depresi pada penyandang diabetes mellitus dengan komplikasi. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif, menggunakan metode pengambilan data secara cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 58 responden di poli penyakit dalam RSUD Dr. Moewardi menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner, DSES untuk mengukur tingkat spiritual dan BDI – II untuk mengukur tingkat depresi. Analisis data menggunakan spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukan penyandang diabetes dengan komplikasi mayoritas mengalami depresi minimal, dan tingkat spiritual tinggi, terdapat hubungan antara tingkat spiritual dengan tingkat depresi dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,02 < 0,05. Dengan korelasi cukup dan tidak searah. Saran untuk peneliti selanjutnya bisa mengidentifikasi faktor lain yang mempengaruhi tingkat depresi ataupun mengembangkan penelitian kepada responden yang lebih banyak atau acak.
Copyrights © 2023