Limbah air cucian ikan adalah salah satu limbah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi dari limbah air cucian ikan yang merupakan sisa dari cucian ikan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair karena masih mengandung unsur hara seperti nitrogen, fosfor dan kalium yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik cair merupakan salah satu pupuk yang digunakan untuk tanaman holtikultura seperti sawi pakcoy (Brasica rapa L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pemberian pupuk organik yaitu pupuk cair air cucian ikan dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman sawi pakcoy (Brasica rapa L.). Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen. dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan menggunakan 3 perlakuan, 9 ulangan sehingga terdapat 27 sampel penelitian. Pengamatan dilakukan terhadap 2 parameter yaitu tinggi tanaman dan jumlah helaian daun. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA dengan taraf signifikan 0,05 dan uji lanjutan LSD. Hasiluji One-way ANOVA didapatkan signifikansi 0,001 baik terhadap pertumbuhan tinggi batang tanaman maupun jumlah helaian daun. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengaruh yang nyata dari ketiga perlakuan tersebut, baik terhadap tinggi tanaman maupun jumlah helaian daun. Pada uji lanjutan LSD menunjukan bahwa perlakuan (P1) dengan pemberian pupuk cair air cucian ikan berpengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan tanaman sawi pakcoy (Brasica rapa L.), dengan rata-rata tinggi tanaman 8,63 dan jumlah helaian daun 13,55.
Copyrights © 2022