Pelaksanaan suatu kegiatan yang sifatnya dominan dari segi budaya di daerah dengan budaya yang berbeda tentulah tidak semudah yang dibayangkan. Alek (Perayaan Helatan) Khatam Al-qur’an yang digagas oleh organisasi Minangkabau Saiyo misalnya yang berlokasi di daerah Panyabungan, Sumatera Utara akan memiliki perbedaan dengan budaya lokal yang ada. Perlu kiranya dilakukan penerapan manajemen yang apik agar proses perhelatan masih terkesan kental dengan budaya yang ada dan tidak menentang pula dengan budaya lokal apalagi di saat pandemi covid 19 masih berlangsung. Adapun metode pengabdian yang digunakan adalah ABCD (Asset Based Community Development) yang menggali potensi masyarakat yang ada untuk suatu kegiatan yang sifatnya kental dengan budaya agar menghasilkan perhelatan yang tersusun sistematis di tengah bahaya pandemi. Adapun hasil pengabdian ini adalah terselenggaranya perhelatan khatam al-qur’an sesuai dengan budaya yang diusung dengan manajemen yang apik di tengah pandemi covid 19.
Copyrights © 2022