Jurnal Arsitektur DASENG
Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022

RESORT GEOTERMAL DI MINAHASA: Arsitektur Ekologi

Sheren A. A. Lumolos (Unknown)
Rieneke L. E. Sela (Unknown)
Ingerid L. Moniaga (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Aug 2022

Abstract

Kawasan wisata panas bumi tidak pernah luput dari perhatian wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Kawasan ini apabila dikelola dengan baik dan benar dapat membantu kemajuan sektor pariwisata daerah, dalam hal ini kabupaten Minahasa. Adanya perancangan Resort Geotermal ini bertujuan agar wisatawan dapat menikmati fasilitas penginapan dan rekreasi sekaligus mendekatkan diri dengan potensi sumber daya alam yang ada. Untuk memperoleh hasil perancangan yang maksimal, tentunya landasan perancangan ini harus didukung oleh tema yang mendukung hubungan antara manusia dan alam itu sendiri, yaitu arsitektur ekologi. Proses untuk menghadirkan perancangan resort geotermal juga perlu melewati tahap analisa dan juga penerapan tema ekologi yang tentunya melibatkan beberapa aspek perancangan. Metode yang akan digunakan pada perancangan ini ialah metode glass box yang dikemukakan oleh J. Christopher dengan analisa pendekatan tipologi, lokasi dan tema. Tujuannya adalah mewujudkan perancangan Resort Geotermal sebagai objek wisata yang dapat memaksimalkan potensi panas bumi yang ada, memajukan potensi pariwisata daerah, dan memberikan kesadaran tentang hubungan dekat antara manusia, arsitektur, dan lingkungan alam sekitar. Kata Kunci : Kabupaten Minahasa, Resort Geotermal, Panas Bumi, Arsitektur Ekologi

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

daseng

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan ...