Nilai pendidikan didalam karya sastra tidak hanya mewujudkan bentuk-bentuk pendidikan saja, tetapi adanya sesuatu yang memberikan pemahaman baru bagi pembaca itu juga merupakan bentuk pengajaran yang tersirat. Pendekatan pragmatik memandang makna karya sastra ditentukan oleh publik penikmat selaku penyambut karya sastra. Karya sastra dipandang sebagai karya seni yang berhasil apabila bermanfaat bagi pulbiknya, seperti : menyenanggkan, memberi kenikmatan, atau mendidik. Pendekatan itu dikembangkan dari fungi sastra sebagaimana dirumuskan Horace, menyenangkan dan berguna. Secara teoretis penelitian ini diharapkan mampu menambah keilmuan yang berhubungan dengan sosial masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga bermanfaat sebagai contoh penerapan teori sastra. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan sumbangan telaah sastra dan sumbagan pemikiran kritis bagi perkembangan budaya.
Copyrights © 2023