Undesensus testis (UDT) didefinisikan sebagai ketiadaan testis pada kantong skrotum akibat dari kegagalan pada proses testis yang seharusnya turun dari rongga abdomen ke kantong skrotum. UDT meningkatkan resiko terjadinya torsio testis. Kasusnya terdeteksi pada 0,8-1% orang dewasa dan anak (≥1 tahun). Kami melaporkan sebuah laporan kasus torsio testis dextra pada laki-laki 23 tahun yang telah mengalami undesensus testis bilateral. Pasien datang dengan keluhan nyeri pada benjolan di regio inguinal dextra disertai tidak terabanya kedua testis pada skrotum. Dilakukan pemeriksaan ultrasound (US) yang menunjukkan adanya testis pada Canalis inguinalis. Diputuskan untuk dilakukan operasi bersifat emergensi. Intraoperasi, ditemukan testis mengalami torsio dan sudah terjadi nekrosis (berwarna kehitaman). Pasien diputuskan untuk dilakukan tindakan orchidectomy. Angka harapan testis viable kembali setelah mengalami torsio pada kasus UDT hanya 10%. Orchidectomy disarankan untuk dilakukan pada torsio testis non-viable (telah mengalami nekrosis). Konseling, informasi dan edukasi perlu dilakukan kepada pasien dan keluarga mengenai orchidectomy sebagai pilihan satu-satunya.
Copyrights © 2022