Artikel ini membahas puisi dan peranannya sebagai penanda awal keberadaan sastra Indonesia. Tradisi penelitian sastra di Indonesia, khususnya berkenaan dengan populasi dan identitas, masih kurang mendapatkan perhatian. Sebagai akibatnya, dalam konteks sejarah sastra Indonesia, terjadi pengulangan terhadap pernyataan peneliti terdahulu karena para penulis sejarah sastra pada umumnya tidak mendasarkan pandangan pada keberadaan karya sastra. Sementara itu, peta sastra Indonesia memang masih banyak rumpangnya. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku karya sastra, khususnya puisi yang dipublikasi pada abad ke-19. Analisis dan pemaknaan data dilakukan secara kronologis, tematik, dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi puisi yang mendominasi kehidupan sastra dan keberadaannya menguatkan identitas dan perannya sebagai perintis sastra Indonesia. Ekspresi bahasa, bentuk, dan isi menunjukkan bahwa puisi-puisi yang terbit pada abad ke-19 menunjukkan kekontemporeran kehidupan sehari-hari yang dinyatakan sesuai dengan zamannya.
Copyrights © 2023