Pestisida nabati pada dasarnya memanfaatkan senyawa sekunder tanaman sebagai bahan aktifnya. Senyawa ini bekerja sebagai penolak, penarik, dan pembunuh hama serta penghambat nafsu makan hama. Daun mimba mengandung senyawa antara lain -sitosterol, hyperoside, nimbolide, quercetin dan nimbine. Minyak lengkuas dan serai sangat efektif dalam insektisida nabati untuk mengendalikan serangan serangga terutama hama. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pestisida nabati menggunakan daun mimba (Azadirachta Indica), serai (Cymbopogon Citratus), dan rimpang laos (Alpinia Galanga) terhadap hama walang sangit (Leptocorisa Oratorius F.) yang merusak gabah pada padi (Oryza sativa). .Metode aplikasi yang digunakan adalah penyemprotan pestisida nabati pada sasaran hama yang dilakukan pada pagi, siang dan sore hari. Hasil pengujian pada penelitian ini didapatkan ekstrak dengan konsentrasi 40 ml lebih efektif dibandingkan dengan ekstrak dengan konsentrasi 60 ml dan 80 ml karena tingkat kematian terlihat lebih cepat menggunakan ekstrak dengan konsentrasi 40 ml. Sehingga dapat dikatakan bahwa pestisida dengan konsentrasi 40 ml lebih dibandingkan dengan pestisida dengan konsentrasi yang terlalu tinggi.Disarankan untuk tidak menggunakan pestisida yang melebihi dosis, karena penggunaan yang terlalu tinggi dan jika dilakukan terus menerus akan menimbulkan beberapa kerugian seperti pencemaran lingkungan, penurunan produktivitas, keracunan pada hewan bahkan dapat menyebabkan keracunan pada manusia.  Kata kunci: Mimba, Lengkuas, Serai, Walang sangit, PestisidaÂ
Copyrights © 2023