Resiliensi sangat penting dalam mengatasi beragam kesulitan hidup, termasuk dalam hal ini adalah pandemi Covid-19. Bagi individu yang terinfeksi virus ini, resiliensi akan memudahkan perjuangan untuk bertahan hidup. Individu yang selamat dari infeksi Covid-19 juga berusaha untuk tetap aman dan sehat di era pasca-COVID. Studi ini mengkaji hubungan antara religiositas dan resiliensi pada penyintas Covid-19. Sebanyak 208 peserta dewasa muda mengikuti penelitian ini dengan mengisi survei daring tentang religiositas dan resiliensi. Partisipan terdiri atas 59 laki-laki dan 149 perempuan dengan rentang usia 18-25 tahun. Hasil analisis data menunjukkan bahwa religiositas dan resiliensi berkorelasi secara signifikan dan positif pada penyintas Covid-19. Hasil ini menguatkan peran religiositas sebagai faktor promotif dalam meningkatkan resiliensi individu.
Copyrights © 2023