Penelitian ini ingin membuktikan adanya isu subordinasi dan objektifikasi seksual pada karakter perempuan dalam novel horor/gotik abad era victorian karya Bram Stoker yang berjudul Dracula. Untuk membuktikan argumen ini penulis mengaplikasikan kritik sastra feminisme sebagai kerangka utama analisis, kemudian penulis mengaplikasikan konsep teoritikus sastra feminis second sex dari Simone De Beauvoir dan sexual politic oleh Kate Millet. Hasil penelitian menunjukan bahwa novel penting ini menampilkan karakter-karakter perempuan yang tersubordinasi oleh karakter pria. Mereka ditampilkan mempunyai relasi kuasa yang lebih lemah. Selain itu karakter perempuan juga ditampilkan sebagai objek seksualitas.
Copyrights © 2022