Jurnal Agribisnis
Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Agribisnis

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA LEBAH MADU DI DESA KUAPAN KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR (Kasus Usaha Madu “Mekar Sari”)

ILMA SATRIANA DEWI (Universitas Islam Riau)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2018

Abstract

Madu merupakan salah satu produk pertanian yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi yang tinggi. Sebagian produksi madu yaitu sekitar 75% masih bergantung pada hasil hutan. Sementara, luas kawasan hutan yang ada semakin berkurang jumlahnya sehingga juga berdampak pada penurunan produksi madu. Sebagian masyrakat sudah melakukan budidaya lebah madu untuk meningkatkan produksi. Namun, minat masyarakat masih sangat rendah karena kurangnya pengetahuan dan anggapan bahwa usaha tersebut tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi dan kelayakan finansial usaha budidaya lebah madu. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok produksi adalah sebesar Rp 96.404,20/kg dengan persentase mark up yang diambil oleh peternak sebesar 64%. Usaha madu “Mekar Sari” layak untuk dijalankan dengan nilai NPV sebesar Rp 121.239.464 (NPV > 0), IRR sebesar 74% (IRR > 24%), Net B/C ratio sebesar 2,1, BEP 71,31 kg dan PP selama 1 tahun 4 bulan 11 hari. Hasil analisis sensitivitas juga menunjukkan bahwa usaha madu “Mekar Sari” masih layak untuk dijalankan dengan perubahan parameter biaya operasional dan pendapatan sebesar 5%. Kata kunci: madu, harga pokok produksi, kelayakan finansial Madu merupakan salah satu produk pertanian yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi yang tinggi. Sebagian produksi madu yaitu sekitar 75% masih bergantung pada hasil hutan. Sementara, luas kawasan hutan yang ada semakin berkurang jumlahnya sehingga juga berdampak pada penurunan produksi madu. Sebagian masyrakat sudah melakukan budidaya lebah madu untuk meningkatkan produksi. Namun, minat masyarakat masih sangat rendah karena kurangnya pengetahuan dan anggapan bahwa usaha tersebut tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi dan kelayakan finansial usaha budidaya lebah madu. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok produksi adalah sebesar Rp 96.404,20/kg dengan persentase mark up yang diambil oleh peternak sebesar 64%. Usaha madu “Mekar Sari” layak untuk dijalankan dengan nilai NPV sebesar Rp 121.239.464 (NPV > 0), IRR sebesar 74% (IRR > 24%), Net B/C ratio sebesar 2,1, BEP 71,31 kg dan PP selama 1 tahun 4 bulan 11 hari. Hasil analisis sensitivitas juga menunjukkan bahwa usaha madu “Mekar Sari” masih layak untuk dijalankan dengan perubahan parameter biaya operasional dan pendapatan sebesar 5%. Kata kunci: madu, harga pokok produksi, kelayakan finansial

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

agr

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, ...