Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan penerapan supervise klinis kepala sekolah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah non tes diantaranya observasi/ pengamatan dan studi dokumen. Subjek penelitian terdiri dari 6 orang guru di SD Negeri Cipaot. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi berupa rubrik, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran antara lain kinerja guru meningkat ketika membuat perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, pembelajarannya, melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian KBM, dimana berdasarkan supervisi klinis terjadi kenaikan nilai rata-rata pada pra siklus 72,47 diperbaiki pada siklus pertama menjadi 77,02 yang kemudian diperbaiki pada siklus kedua menjadi lebih baik dengan nilai rata-rata 80,3. Sehingga sudah terlihat guru melaksanakan pembelajaran dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sedangkan Peran kinerja guru berdasarkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial dalam penilaian pada supervisi klinis pada siklus pertama terlihat dari nilai rata-rata di pra siklus 72,47 yang kemudian meningkat pada siklus 1 dengan nilai rata – rata 77,02 meningkat lagi pada siklus II menjadi 80,3, hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesungguhan guru untuk meningkatkan kinerjanya dengan usaha meningkatkan kompetensinya.
Copyrights © 2023