Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitataif. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada Masa Pandemi di SDN Munjul 1 Kabupaten Tangerang Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana Implementasi Gerakanan Literasi Sekolah (GLS) pada Masa Pandemi. 2) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat Implementasi Gerakanan Literasi Sekolah (GLS) pada Masa Pandemi. 3) Untuk mengetahui bagaimana solusi mengatasi hambatan pada Implementasi Gerakanan Literasi Sekolah (GLS) pada Masa Pandemi yang peneliti lakukan di SDN Munjul 1. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, pada masa pandemi Implementasi gerak Literasi Sekolah (GLS) yang masih berjalan antara lain: yang pertama, pembiasaan membaca . Yang kedua, pembacaan. Yang ketiga pengelolaan mading. Faktor Pendukung dan Penghambat Gerakan Literasi Sekolah pada masa pandemi di SDN Munjul 1 antara lain dukungan dari orang tua siswa, fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain kurangnya alokasi waktu, kurangnya buku bacaan. Solusi mengatasi hambatan pada Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada Masa Pandemi di SDN Munjul 1 adalah semua elemen sekolah bersatu, bekerjasama untuk mendukung peserta didik, Kerjasama dengan orangtua siswa dan donator untuk menambah koleksi yang ada di perpustakaan berupa donasi buku. Kurangnya koleksi buku pada perpustakaan, pihak sekolah telah melakukan upaya untuk mengatasi hal tersebut dengan adanya kerjasama dalam pemberian donasi berupa teks maupun non teks. Kemudian salah satu upaya untuk mengurangi pengaruh teknologi yaitu pada saat pulang ke rumah peserta didik dikurangi waktu main gadgetnya.
Copyrights © 2023