ABSTRAKTimbal (Pb) adalah salah satu jenis logam berat yang berasal dari gas buang kendaraan yangdianggap sangat berbahaya. Pekerja di sekitaran terminal memiliki resiko tinggi untuk terpapartimbal (Pb) dari asap kendaraan. Paparan timbal (Pb) yang terus menerus dapat menyebabkanmengendapnya timbal (Pb) dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungankadar timbal (Pb) darah dengan kadar hemoglobin dan eritrosit para pekerja di terminal. Sampelpenelitian ini adalah para pekerja di sekitaran Terminal Ubung Denpasar Bali sejumlah 10 orang.Responden yang menjadi sampel penelitian berprofesi sebagai supir angkutan umum, administrasiterminal, pedagang, dan petugas kebersihan dengan masa kerja 2,5 -12 tahun. Pemeriksaankadar timbal (Pb) darah dianalisis dengan Spektrofotometri Serapan Atom, sedangkan analisishemoglobin dan jumlah eritrosit dilakukan dengan Hematology Analyzer Medonic M-Series. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa dari 10 sampel memiliki kadar timbal (Pb) terendah 0,04 ppm dantertinggi 0,48 ppm. Dari 10 sampel, terdapat 4 sampel yang melebihi ambang batas yaitu tidakboleh lebih dari 0,25 ppm. Kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit didapatkan 3 sampel yang kadarhemoglobinnya menurun dibawah 14 mg/dl, sedangkan untuk jumlah eritrosit didapatkan 4 orangyang mengalami penurunan sampai di bawah 4,50 mg/dl. Berdasarkan uji Spearman test denganp > 0,05 untuk hubungan kadar timbal (Pb) dengan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosi, makadismpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kadar timbal (Pb) dengan kadar hemoglobin danjumlah eritrosit.Kata kunci: timbal (Pb), hemoglobin, eritrosit
Copyrights © 2020