ABSTRAKPelayanan kesehatan ke peserta JKN dilakukan salah satunya oleh puskesmas. Sistempembayaran BPJS Kesehatan kepada puskesmas yaitu dengan kapitasi. Penggunaan danakapitasi di wilayah kerja puskesmas kabupaten Klungkung tidak pernah mencapai 100%,sehingga terjadi SiLPA dan setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah SiLPA. Tujuanpenelitian ini yaitu melihat gambaran kapitasi berbasis kinerja dan pemanfaatan danakapitasi (Output) serta kesesuaian antara pendapatan dan penggunaanya oleh puskesmaspada penyelenggaraan program JKN di Puskesmas Kabupaten Klungkung. Penelitian iniyaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan datamenggunakan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Validitas dan reliabilitas dataditentukan dengan trianggulasi data, kemudian data yang diperoleh dilakukan analisadengan Thematic Analysis. Hasil penelitian menunjukan SiLPA dana kapitasi jasapelayanan kesehatan di puskesmas kabupaten Klungkung terjadi karena realisasipendapatan puskesmas di kabupaten Klungkung melebihi perencanaan dan adaperencanaan belanja yang tidak bisa di realisasikan karena kurangnya waktu untukmerealisasikan dan terjadi SiLPA. dari segi Input dalam capaian kapitasi berbasis kinerjaadalah kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang belum mencukupi, saranaprasarana yang kurang seperti komputer,printer dan obat obatan yangpernah mengalami kendala, biaya operasional yang masih terbatas, Sk Tim belumberjalan maksimal, peserta sehat tidak di input diawal pandemi covid-19 dan kasusrujukan yang masih tinggi sedangkan dari proses hasil kegiatan lupa di input atauterlewati begitu saja dan masih ada pasien luar wilayah yang datang ke FKTP yangtidak terdaftar, monitoring dan evalusi dari BPJS belum optimal.Kata kunci: Pelayanan, kapitasi, Puskesmas
Copyrights © 2021