Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Vol 14, No 2 (2017): Komunikologi

AKURASI DAN ARAH PEMBERITAAN TENTANG PRESIDEN JOKO WIDODO DI MEDIA ONLINE www.rmol.co, MARET – MEI 2016




Article Info

Publish Date
12 Mar 2019

Abstract

A b s t r a c t Speaking at the National Press Day event in West Nusa Tenggara, February 9, 2016, President of Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mentions specifically the online news title which he thinks has violated the code of ethics, because it is inaccurate and the direction of the news tend to be judgmental. Among other headlines referred to Jokowi is published by www.rmol.co, namely: (http://www.rmol.co/read/2016/01/17/232211/Pemerintah-Gagal,-Aksi-Teror-Tak-Will-Up-Up-Doom-Pun-).   This research tries to study how accuracy and direction of news of www.rmol.co after the commemoration of National Press Day 2016. The research design uses quantitative content analysis method with two categories: news accuracy and news direction. Based on search through www.google.co.id by typing the name Jokowi, during March - May 2016, www.rmol.co presents 75 news related to President Jokowi. The result of the research on accuracy shows that almost all (98.63%) of the news presented are quite accurate, which is loaded as it is as the events witnessed by journalists, the source is clearly mentioned, and there is no opinion of journalists who are not interpretations of fact. Only 1.37% news is not accurate because it is a journalist's interpretation of the event being witnessed. While the results of research on the direction of news, consisting of: 61.64% positive, 24.66% neutral, and 13.70% negative. These results show, although there is still negative news about Jokowi, but generally tend to be positive and neutral. The authors suggest that www.rmol.co remains consistent in broadcasting accurate news seeking news accuracy, even for negative news directions. Keywords: news, news accuracy, and news direction   A b s t r a k Berpidato pada acara Hari Pers Nasional di Nusa tenggara Barat, 9 Februari 2016, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan secara spesifik judul berita online yang menurutnya telah melanggar kode etik, karena tidak akurat dan arah beritanya cenderung menghakimi. Antara lain judul berita yang dimaksud Jokowi adalah yang dimuat oleh www.rmol.co, yaitu: (http://www.rmol.co/read/2016/01/17/232211/Pemerintah-Gagal,-Aksi- Teror-Tak-Akan-Habis-Sampai-Kiamat-Pun-). Penelitian ini berusaha mengkaji bagaimana akurasi dan arah pemberitaan www.rmol.co pasca peringatan Hari Pers Nasional 2016. Desain penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan dua kategoti: akurasi berita dan arah pemberitaan. Berdasarkan penelusuran melalui www.google.co.id dengan mengetik nama Jokowi, selama Maret – Mei 2016, www.rmol.co menyajikan 75 berita yang berkaitan dengan Presiden Jokowi. Hasil penelitian mengenai akurasi menunjukkan, hampir semua (98,63%) berita yang disajikan tergolong akurat, yaitu dimuat apa adanya sebagaimana peristiwa yang disaksikan wartawan, sumbernya jelas disebutkan, serta tidak ada opini wartawan yang bukan tafsiran fakta. Hanya 1,37% berita yang tidak akurat karena merupakan tafsiran wartawan dari peristiwa yang disaksikan. Sedangkan hasil penelitian tentang arah pemberitaan, terdiri: 61,64% positif, 24,66% netral, dan 13,70% negatif. Hasil ini menunjukkan, meski  masih  ada  berita  negatif  tentang  Jokowi,  tapi pada  umumnya  cenderung  positif  dan  netral.  Penulis menyarankan www.rmol.co tetap konsisten menyiarkan berita akurat mengupayakan akurasi berita, meskipun untuk arah berita yang negatif. Kata kunci: berita, akurasi berita, dan arah berita

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

KM

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan ...