cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 235 Documents
REPRESENTASI DIASPORA SERUMPUN MELAYU DAN TIONGHOA ASIA TENGGARA DALAM MEDIA BARU
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 11, No 2 (2014): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe study of people in Southeast Asia has its own uniqueness. Malay Serumpun ethnic and Chinese were dispersed naturally in the region now known as one of the rapidly growing area of the world today. People of Malays and Chinese in Southeast Asia allied initially migrated, and then the next generation was born and grew up in the region as their own home (original homeland). Community interacts, transacts, and expresses its existence directly and or through the media. The use of the Internet (new media) in a communication event has become part of their identity and lifestyle of the global community. These sites, blogs, and Facebook have become part of life where it seems diversity characteristics as the original. Moreover, for the young, personal blog sites and social networks now tend to be claimed as an integral part of life of the millennium generation.This paper attempt to capture the existence of Malay and Chinese diaspora as virtually, especially in Southeast Asia including of Indonesia, Malaysia, Singapore, and Brunei Darussalam. Their existence is interpreted in the context of historical values, characteristic physical appearance, language, clothes, cooking (cuisine), non-physical characteristics that include the presence of both ethnic dynamics in socio-political contestation, Asian values and religiosity. Various official website of the government shows less dominant caharacteristics of the virtual representation of ethnic Malays and Chinese. But on the social sites that appear quite expressive representation, both characteristics of ethnic and other symbols. Views can not be separated from both race attractions between forces in the region. The tendency of the identity claim may still exist in some communities, but the representation of the dominant community has now emerged is a part of the global community, in terms of English usage, fashion, and universal values. The presence of two large clusters of races is the result of their struggle in the fight for equality, independence, social dynamics, politics, and culture from the colonial and postcolonial domination of power, and is now a global power. Keywords: Southeast Asia Cultural Studies, Diaspora Serumpun Malay, Diaspora Tionghoa
JURNALISME BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2007): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakFungsi media massa adalah pengamatan sosial, korelasi sosial, sosialisasi dan hiburan. Praktek-praktek jurnalisme harus selalu berlandaskan kepada fungsi media massa itu sendiri. Untuk Indonesia dewasa ini ada pendapat yang dipraktekkan ada yang menyebut jurnalisme bermakna, ada yang berpendapat jurnalime patriotisme. Sedangkan pada Orde Baru dikenal dengan jurnalisme pembangunan. Sedangkan yang tepat untuk Indonesia adalah jurnalisme bebas dan bertanggung jawab. Jurnalisme bebas dan bertanggung jawab adalah kebebasan untuk menyatakan serta  menegakkan kebenaran dan keadilan, dan bukanlah kebebasan yang sebebas-bebasnya. Kata Kunci: Media massa, jurnalisme, kebebasan dan bertanggung jawab
COWO-COWO U MILD: HEGEMONI MASKULINITAS DALAM IKLAN ROKOK
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2017): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract               There is interest thing for discussing behind of cigaret’s broadcasting that show on billboards up to television. This research will to analize cigaret’s broadcasting as other medium of message that have the hidden meaning that ideologic. This research to analize in broadcasting from U-Mild cigaret’s product that use men as model of advertising. It will analize hegemonic masculinity is shown by cigar’s advertisement with men are model. To inventing that, this research using Semiotic of Advertising analize. Keywords: cigar’s advertisement, hegemonic masculinity, semiotic of advertise analize.  AbstrakAda hal menarik yang penting untuk dibincangkan dibalik iklan-iklan produk rokok yang tampil baik di papan-papan iklan jalan sampai di televisi. Penelitian ini akan mengkaji iklan rokok sebagaimana medium pesan lainnya yang selalu menyediakan makna tersembunyi bersifat ideologis. Penelitian ini mengkaji iklan-iklan rokok U-Mild yang menggunakan laki-laki sebagai meodel iklan. Penelitian ini akan mengkaji hegemoni maskulinitas yang ditampilkan oleh iklan-iklan rokok U-Mild dengan model-model iklan yang laki-laki. Dimana iklan-iklan rokok tersebut tanpa kita sadari sudah menanamkan nilai-nilai yang pada akhirnya khalayak percayai. Kata kunci: iklan rokok, hegemoni maskulinitas, analisa semiotika periklanan
Pemanfaatan Media Sosial Bagi Petani di Lahan Rawa Pasang Surut Desa Sungai Kambat
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 01 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut petani dan penyuluh agar mampu memanfaatkan semua jenis media sosial dalam menyebarluaskan informasi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemanfaatan media sosial bagi petani dilahan rawa pasang surut dalam informasi pertanian di Desa Sungai Kambat, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan referensi serta perkembangan ilmu dalam bidang komunikasi pertanian. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif, penelitian yang mendeskripsikan, meneliti dan menjelaskan sesuatu yang dipelajari dan menarik kesimpulan dari fenomena yang diamati dengan menggunakan angka-angka diperkuat dengan hasil wawancara mendalam. Hasil penelitian tentang pemanfaatan media sosial bagi petani dilahan rawa pasang surut di Barito Kuala, provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan pertanian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial tergolong tinggi pada pemanfaatan media Whatsapp, pemanfaatan media Youtube pada kategori sedang, sedangkan pemanfaatan media facebook dan instagram pada kategori rendah.
KEBEBASAN PERS: PERBANDINGAN ANTARA MALAYSIA DAN INDONESIA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2009): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSetiap negara memiliki sistem dan undang-undang kebebasan persnya sendiri. Hal ini karena negara-negara  tersebut  memiliki  perbedaan  dalam  tujuan,  fungsi  dan latar belakang  sosial politik   yang   menyokongnya   sehingga   undang-undang   yang   diterapkan   juga   berbeda. Deklarasi  Hak Asasi Manusia  1984, yang memperuntukkan  mengenai  kebebasan  bersuara dan menyatakan pendapat, menyebut mengenai kebebasan pers. Deklarasi Hak asasi Manusia adalah rujukan utama pihak-pihak yang memperjuangkan kebebasan pers dunia. Kata Kunci: Kebesan Pers, Hak Asasi, Demokrasi
PENGARUH ALIENASI TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2019): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe high use of social media is very interesting to study. One reason is the alienation experienced by the community. Therefore, this study wants to find out how alienation influences the level of social media usage. This research uses survey method. Study population of social media users around Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, and Bekasi whose numbers are unknown. Therefore, the study sample was taken accidentally. The research instruments were prepared with regard to validity and reliability. The results found that most female respondents aged 20-30 years who worked in the private sector. Alienation level of respondents is moderate, meaning that the respondent alienation in a moderate level both at home, in the environment and in the office. Most respondents (68.8%) have 3-5 social media accounts. As many as 11.3% have more than 5 social media accounts. Most (51.3%) of respondents open social media more than 15 times a day. The average time spent 60.56 minutes every day. Hypothesis test results using linear regression showed there was an effect of alignment on the level of social media use but not significant. As much as 2.0% the level of media use was influenced by alienation. The shortcomings of this study may be due to the selection of samples that are too small and homogeneous millennial. Interested researchers are advised to take larger and more varied samples.Keywords: Alienation, use of social media, urban communities                                                                                             AbstrakTingginya penggunaan media sosial sangat menarik untuk diteliti.Salah satu penyebabnya adalah alienasi yang dialami masyarakat.Karena itu, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pengaruh alienasi terhadap tingkat penggunaan media sosial.Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian pengguna media sosial di sekitar Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi yang jumlahnya tidak diketahui Karena itu, sample penelitian diambil secara accidental. Instrumen penelitian disusun dengan memperhatikan validitas dan reliabilitas.Hasil penelitian menemukan sebagian besar responden wanita yang berusia 20 -30 tahun yang bekerja di sektor swasta. Tingkat alineasi responden sebagian besar (61,3%) berada pada nilai sedang. Responden mengalami alienasi dalam taraf sedang baik di rumah, di lingkungan maupun di kantor. Sebagian besar responden (68,8%) memiliki 3 – 5 akun media sosial. Sebanyak 11,3 % memiliki lebih dari 5 akun media sosial. Sebagian besar (51,3%) responden membuka media sosial lebih dari 15 kali dalam sehari. Rata-rata menghabiskan waktu 60,56 menit setiap hari. Hasil uji hipotesis menggunakan regresi linier menunjukkan  ada pengaruh negative alineasi terhadap tingkat penggunaan media sosial tetapi tidak signifikan, Sebagian kecil (2 %) penggunaan media sosial dipengaruhi oleh alienasi. Penggunaan media sosial yang tinggi dapat mengurangi rasa alienasi.Hipotesis penelitian tidak dapat diterima.Kekurangan penelitian ini mungkin disebabkan oleh pemilihan sampel yang terlalu kecil dan homogen milennial.Kepada peneliti yang berminat disarakan mengambil sampel yang lebih besar dan bervariasi.Kata kunci : Alienasi, penggunaan media sosial, masyarakat perkotaan 
EVENT SEBAGAI AJANG PROMOSI BAGI PERUSAHAN JASA (KASUS UNTUNG BELIUNG BRITAMA BRI)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2012): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                                                                                             Media berpromosi bagi perusahaan sangat ditentukan oleh selektifitas pemilihan media yang tepat bagi produk yang dihasilkan dimana media yang dipilih harus dapat memberikan value bagi perusahaan baik terhadap citra perusahaan maupun citra produk. Pengetahuan calon nasabah atau pengunjung pada event tersebut sangat menentukan terhadap suksesnya media promosi tersebut untuk memunculkan minat. Dan melalui pemilihan tema yang tepat dari sebuat event akan mampu menempatkan produk dan citra perusahaan jasa terutama dalam tingkat persaingan yang semakin tinggi. Kata kunci: pengetahuan,minat, event
KIAT HUMAS DALAM MENGHADAPI MEDIA MASSA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2005): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDi satu saat, wartawan bisa amat sangat dibutuhkan, baik oleh orang per orang, perusahaan atau institusi, bila memang menyangkut publikasi. Namun di saat lain, ia malah sengaja dihindari, dipukul atau bahkan diancam untuk dibunuh. Wartawan Udin dari Bernas Yogyakarta salah satu contoh korban pemukulan yang akhirnya mengantar korban ke alam baka. Di sisi lain seorang wartawan bisa dijuluki biang kerok, ada saja wartawan yang nakal, gadungan, suka memeras dan macam-macam yang bisa membuat orang geram. Tak heran bila kemudian sempat muncul istilah alergi terhadap wartawan dikalangan Public Relations atau Humas. Hal mana sebenarnya tidak perlu terjadi jika mereka tahu tehnik berkomunikasi dengan insan media massa tersebut. Kata Kunci: Humas, Wartawan, Media Massa o-bidi-font-style:normal'>vulnerable analysis. 
PERS SEHAT, BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2007): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeadan pers di suatu negara, masing-masing dalam posisi, fungsi serta struktur yang saling berbeda. Tetapi dalam prakteknya selalu dijumpai ada hubungan antara pers, pemerintah dan masyarakat. Pada dasarnya tiap negara memiliki sistem pers sendiri-sendiri. Sistem itu selaras dengan falsafah atau ideologi yang dianut oleh sesuatu bangsa. Kata Kunci: Pers sehat, sistem pers, pers bebas bertanggung jawab
POLITIK IDENTITAS ANAK (ANALISIS SEMIOTIKA POLITIK IDENTITAS ANAK DALAM IKLAN PRODUK SUSU DANCOW)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 13, No 2 (2016): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIn this research the writer attempts to define commercial advertisement which presents children in its advertisement especially the roles of children in the advertisement. Dancow milk commercial advertisement is considered to represent how children meet their basic needs of consuming milk. The advertisement has affected children’s desire in consuming what is being advertised, including the Dancow milk product. This research describes the meaning of characters visualization in Dancow milk commercial advertisemenst for children which were broadcasted in television to determine the political identity of children in that commercial advertisement. It is aimed at determining the meaning lies on the Dancow milk commercial advertisement which can be used further to establish the existence of political identity on that advertisement. This research employs qualitative approach and semiotic analysis method. The research suggests that the commercial advertising in mass media should concern with the children’s rights so that their identity can be maintained. The research also reveals that the safari version of 3+ and 5+ Dancow milk commercial advertisements broadcasted on television depict the nature of children in their playful world, their nature of independence, social, cooperation, attention, curiosity, and need for parents’ love in a family. Therefore, it is important for the parents and the people who produce commercial advertisements to value the existence of the children in adults’ environment and their fundamental nature as children. Keywords: political identity of children, Dancow milk commercial advertisement, advertising Dancowmilk AbstrakPolitik Identitas Anak Dalam Iklan Produk Susu Dancow (Analisis Semiotika Politik Identitas Anak Dalam Iklan Produk Susu Dancow), Penulis mencoba memaknai iklan yang menampilkan anak-anak khususnya peran anak-anak dalam iklan. Dalam hal ini Iklan Produk Susu Dancow ini merupakan salah satu gambaran dalam bentuk iklan untuk merepresentasikan bagaimana anak-anak dalam memenuhi salah satu kebutuhan pokoknya yaitu minum susu. Sedikit banyak Iklan di televisi sangat berpengaruh pada keinginan mereka mengonsumsi apa yang diIklankan salah satunya adalah Susu Dancow.Penelitian ini mendeskripsikan makna dari visualisasi penokohan yang ada pada iklan produk Susu Dancow untuk anak-anak di media elektronik yaitu yang ditayangkan di stasiun televis dan untuk mengetahui politik identitas anak dalam iklan susu Dancow di stasiun televisi. Dengan tujuan untuk mengetahui makna/arti yang terkandung di balik penampilan dan tanda-tanda yang ada di dalamnya agar tercapai tujuan utamanya yaitu mengetahui ada atau tidaknya Politik Identitas anak dalam Iklan tersebut.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika. Dari hasil analisis iklan produk susu untuk anak-anak di media televisi. Dapat diketahui bahwa Politik atau kebijakan periklanan iklan di media massa harus melindungi kepentingan anak-anak agar identitas anak sebagai anak tetap terpelihara. Di akhir penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa visualisasi Iklan susu Dancow 3+ dan 5+ “versi Dancow Safari 3+ dan 5+” yang ditayangkan di media televisi menggambarkan sisi anak-anak dalam dunianya bermain, menggambarkan sisi kemandirian anak,menggambarkan sisi sosial, kerjasama dan kepedulian anak, menggambarkan jiwa ingin tahu anak, dan menggambarkan sifat manja dan kasih sayang Ibu dan Ayah dalam sebuah keluarga. oleh karena itu menjadi perhatian penting bagi para orangtua dan praktisi periklanan agar memahami keberadaan anak-anak diruang lingkup orang dewasa dan hakekat anak sebagai anak. Kata kunci: politik identitas anak, analisis semiotika, iklan susuDancow

Page 1 of 24 | Total Record : 235


Filter by Year

2004 2024