AbstrakTulisan ini membahas budaya kota (urban culture) sebuah kota tua warisan peninggalan masa lampau mulai dari Kerajaan Majapahit hingga Kerajaan Mataram. Keunikan lingkungan yang dilihat dari segi arsitektural dan lanskap kota, keunikan warganya yang berinteraksi satu dengan lainnya. Lingkungan fisik, budaya, dan psikokultural turut membentuk perilaku berkomunikasi warganya baik komunikasi komunikasi interpersonal, komunikasi antar kelompok, dan komunikasi publik (massa) di dalamnya. Penulis mengambil fokus observasi pada arsitektural rumah di Kotagede, Yogyakarta sebagai lokasi yang dikenal sebagai kota tua penerima warisan rumah Joglo budaya Jawa. Namun demikian, pengaruh arsitekturalnya juga terjadi pada beberapa daerah lain di Indonesia sehingga perlu dieksplorasi juga. Konsep rumah joglo dengan semua atributnya (sebagai medium komunikasi) berkaitan dengan perilaku komunikasi penghuninya, pengaruh arsitektural Joglo yang dimodifikasi ke arsitektural rumah adat di beberapa daerah seperti Betawi, Palembang, dan Bali. Masing- masing dianalisis bagaimana perilaku komunikasi dalam komunitasnya. Kata Kunci: Interaksi Publik, Urban Culture, Perilaku Komunikasi
Copyrights © 2009