Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Vol 19, No 02 (2022): Komunikologi

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENGENALAN KERIS DI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI DAN BUDAYA INDONESIA




Article Info

Publish Date
04 Nov 2022

Abstract

Salah satu ciri yang melekat kepada manusia Indonesia salah satunya adalah percaya takhayul. Takhayul ini dapat berupa kepercayaan tertentu terhadap keberadaan suatu benda, binatang, dan tanaman yang dapat memberikan pengaruh baik dan buruk dalam kehidupan manusia. Keris, salah satunya adalah benda yang banyak dipercaya oleh masyarakat memiliki kemampuan magis yang berpengaruh pada kehidupan manusia. Hal ini wajar, karena dalam sejarah dan cerita keris, selain sebagai senjata keris juga mempunyai fungsi sebagai pelengkap sesajian dalam ritual tertentu. Cerita-cerita yang beredar di masyarakat kemudian beredar meluas melalui majalah, komik, dan film yang semakin membuat citra keris semakin menakutkan dan menyeramkan. Oleh sebab itu, dengan alasan menyesatkan pada tahun 2020 terjadi pemusnahan masal keris pusaka yang viral di media sosial. Namun di satu sisi, keris Indonesia telah diakui oleh UNESCO pada tahun 2005 sebagai Intangible Cultural Heritage (warisan agung budaya dunia non bendawi), apabila kita tidak menjaga warisan budaya ini, bisa jadi penghargaan keris tersebut dapat dialihkan kepada negara lain. Oleh sebab itu, pelestarian keris ini menjadi tanggung jawab bersama  baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, maupun perseorangan. Tujuan penulisan ini adalah memberikan arahan strategi komunikasi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat yang melihat keris sebagai benda yang negatif, sehingga mampu mengajak mereka untuk ikut bersama dalam melestarikan keris Indonesia.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

KM

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan ...