Abstrak Iklan televisi telah menjadi komoditas masyarakat, kehadirannya bahkan telah menjelma menjadi kekuatan baru yang mampu menyulap khalayak untuk secara sukarela melakukan apa yang diinginkan para produsen.ditengah persaingan bisnis dan semakin cerdasnya konsumen sebuah iklan tidak lagi hanya menjanjikan sesuatu yang bombastis tetapi harus konsisten dan terintegrasi dengan produk dan corporate .untuk itu para kreator iklan memerlukan kreativitas dan ide-ide inovatif sehingga karyanya dapat diterima dengan baik oleh komunikan yang semakin cerdas tadi. Bank muammalat. Lembaga bisnis perbankan dengan berbasis syariah murni ini merupakan bank pertama yang memelopori konsep syariah.tentunya iklan yang harus ditampilkan adalah iklan yang bernuansa islami. Mengingat konsep syariah berasal dari konsep dalam agama islam. Awalnya hampir disetiap iklan Bank muammalat, terlihat jelas para kreator iklan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk meramu cita rasa bernuansa islami dengan mengangkat image dan potensi unsur-unsur islam . Akan tetapi dalam iklan versi bersma ini terlihat kecenderungan adanya proses repositioning,yang terrcermin dari simbol dalam iklan yang tidak saja unsur islam lebih dikedepankan tetapi juga unsur ras atau etnis lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis iklan Televisi dari Bank Syariah (Muammalat) dengan menggunakan teori semiotika dan mampu menjelaskan makna dibalik strategi kreatif yang dipilih pada wujud iklan televisi tersebut. Kata kunci: repositioning, kreativitas, produk
Copyrights © 2014