Peningkatan kasus covid-19 di Indonesia mengharuskan pemerintah melakukan langkah strategis untuk menekan angka penularan dan kenaikan kasus positif baru. Kampanye Gerakan 3M saat ini sedang gencar dilaksanakan dengan memanfaatkan media sosial Twitter. Tujuan dari penelitian ini mengetahui aktor yang terlibat dalam pembentukan persepsi atau opini digital menggunakan analisis sentimen dan Social Network Analysis yang terbentuk pada pengguna Twitter dalam kampanye 3M di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix Method dengan menggabungkan kuantitatif untuk perhitungan statistik jaringan komunikasi dengan sampel 1000 datatweet, jumlah aktor 51 dan 43 relasi menggunakan netlytic dan gephi dan kualitatif untuk menganalisis teks menggunakan digital movement opinion yang akan menggambarkan dan menjelaskan jaringan sosial didasarkan pada struktur jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye gerakan 3M mampu menciptakan mobilitas pendapat pengguna Twitter yaitu 87% bingung, 11% mendukung, dan 2% sarkasme terhadap kampanye gerakan 3M, namun belum efektif dalam suatu jaringan komunikasi. Dibantu aktor populer @poljokesid, @subtanyarl, 38 kedekatan aktor, perantara 0.0, dan @poljokesid sebagai aktor penting dengan memiliki nilai sentimen positif sebesar 5,4%, negatif 62,9% dan netral 31,7%. Reaksi emosional yang ditunjukkan adalah fear, surprise, joy, anger, sadness, disgust.
Copyrights © 2021