AbstractThis study aims to determine how the use of SKKNI field of public relations by the Head of Public Relations of the ministry of recruiting and assessing the performance of employees. This study uses a survey by coming across ( 34 ) Director of Public Relations at Kementerian office in Jakarta . To the respondents were given questions about awareness and implementation of SKKNI in recruiting and assessing public relations employee . The results showed that the level of awareness and implementation of SKKNI by the Head of Public Relations at Kementerian tends to be low because of the different factors that occur , especially in the internal communication system. Ministry with the highest level of awareness (87.5%) is the Ministry Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi and implementation 80%. Keywords: awareness, application, SKKNI PR Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan SKKNI bidang hubungan masyarakat oleh Kepala Humas Kementerian dalam merekrut dan menilai kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan survei dengan mendatangi (34) Direktur Hubungan Masyarakat di kantor Kementerian di Jakarta. Untuk responden diberi pertanyaan tentang kesadaran dan implementasi SKKNI dalam merekrut dan menilai karyawan PR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan implementasi dari SKKNI oleh Kepala Humas Kementerian cenderung rendah karena berbagai faktor yang terjadi, terutama di sistem. Kementerian dengan komunikasi internal tingkat kesadaran tertinggi (87,5%) adalah Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan pelaksanaannya 80%. Kata kunci: kesadaran, penerapan, SKNNI Kehumasan
Copyrights © 2016