Kajian ini fokus membahas tentang Iklan Layanan Masyarakat (ILM) kementrian Kesehatan Republik Indonesia terkait COVID-19. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh iklan tersebut terhadap perilaku masyarakat di Jawa Barat. Sub variabel yang dikaji terdiri dari; berita, informasi, teguran, peringatan yang dapat merubah perilaku masyarakat serta konten, pidato, pernyataan, tulisan, argumen dan kesimpulan yang diterima oleh masyarakat melalui video ILM Kemenkes RI sebagai tambahan pengetahuan untuk masyarakat di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan melalui google form. Data di olah menggunakan statistik. Data tersebut dianalisis berdasarkan teori uses and gratification serta beberapa konsep tentang media sosial dan periklanan. Hasil penelitian menunjukan 64,6 % video ILM masyarakat Kemenkes RI memberikan pengaruh terhadap perilaku masyarakat di Jawa Barat. Hasil data ini sesuai dengan konsep teori komunikasi massa dan periklanan yang keduanya sama-sama memiliki tujuan untuk mempengaruhi dan merubah perilaku masyarakat.
Copyrights © 2020