AbstractThis research focuses demonstrations occurred in Sulsel in 2017. This research uses a content analysis with quantitative-descriptive approach. It aims to expose the tendency of source and position of demonstration news that publish by Fajaras mainstream media in Sulsel. The result shows that Fajar tends to take the government and civils as main source. Fajar also considers demonstrations news as usual news than as a headline. Keywords: anarchic demonstration, news, content analysis. AbstrakPenelitian ini membahas tentang demonstrasi yang terjadi di Sulsel pada 2017. Penelitian ini memakai teknik analisis isi dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Tujuannya untuk mengungkap kecenderungan pilihan narasumber dan posisi berita demonstrasi yang disiarkan Fajar sebagai media cetak utama di Sulsel. Hasilnya Fajar menempatkan pemerintah dan warga sebagai narasumber utama disbanding narasumber lainnya. Fajar jugameletakkan demonstrasi sebagai berita biasa di halaman dalam disbanding sebagai berita utama di halaman satu.Kata kunci: demonstrasi anarkis, berita, analisis isi.
Copyrights © 2019