PEDAGOGI
Vol 9 No 1 (2023)

Ekokiritik Sastra dalam Fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” Karya Luis Sepulveda

Agus Budiman (UMSurabaya)
Holy Ichda Wahyuni (universitas muhammadiyah surabaya)
Radius Setiyawan (universitas muhammadiyah surabaya)



Article Info

Publish Date
14 Mar 2023

Abstract

Berangkat dari menjamurnya persoalan lingkungan, beberapa tokoh mulai konsen terhadap kajian tentang keterkaitan erat antara lingkungan dan karya sastra sebagai bentuk gerakan kritis, yang lebih dikenal dengan ekokritik. Ekokritik merupakan pandangan yang menilai karakteristik dari suatu tulisan yang menggambarkan tentang efek budaya dan/atau manusia terhadap alam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap bagaimana representasi persoalan lingkungan dan keberpihakan pandangan ekokritik yang ditampilkan dalam fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” karya Luis Sepulveda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Data yang digunakan adalah sumber data primer, yakni berupa catatan teks dalam fabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan melalui pandangan ekokritik sastra dari beberapa tokoh seperti Garrard dan Glofelty, fabel ini memiliki alur yang memang dalam setiap bagiannya menekankan representasi lingkungan dan hubungan timbal balik antar entitas di dalamnya. Terdapat tiga ranah pembahasan menurut teori Garrard dan Glofelty, yakni tentang habitat, pencemaran, binatang, dan ekorasism.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Pedagogi

Publisher

Subject

Education Other

Description

PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia ...