Mata pelajaran Qur’an-Hadits merupakan unsur mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada madrasah yang memberikan pendidikan kepada siswa untuk memahami al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber ajaran agama Islam dan mengamalkan isi kandungannya sebagai petunjuk hidup dalam kehidupannya sehari-hari. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kontekstual di MTs Negeri 3 Ponorogo tentang kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid?, Adakah peningkatan kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid melalui model pembelajaran konstektual siswa kelas VIII.B MTs Negeri 3 Ponorogo? Kesulitan apakah yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran kontekstual pada peningkatan kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid siswa kelas VIII.B MTs Negeri 3 Ponorogo? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid melalui model pembelajaran konstektual pada siswa kelas VIII.B MTs Negeri 3 Ponorogo Tahun Pelajaran 2021/2022.
Copyrights © 2023