Balai RW merupakan salah satu fasilitas umum yang perlu dimiliki warga dilingkup permukiman perkotaan. Fungsinya sebagai wadah sosial masyarakat untuk berkumpul dan melakukan kegiatan sosial budaya seperti berolahraga, pelatihan, layanan kesehatan seperti posyandu, kesenian dan juga kegiatan keagamaan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melakukan kajian analisis pendekatan aspek arsitektur berkelanjutan untuk diterapkan pada konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari. Metode pembahasan yang digunakan adalah metode kualitatif analisis deskriptif yang dilengkapi dengan gambar-gambar proses analisis dan konsep rancangan. Pembahasan kajian ini merupakan tahapan general study pada proses desain yaitu proses identifikasi dan analisis untuk mencari sebuah usulan konsep rancangan. Hasilnya ditemukan bahwa pendekatan berkelanjutan yang dapat diterapkan pada perancangan arsitektur meliputi aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Ketiganya saling terkait satu sama lain untuk memberikan dampak peningkatan kualitas pada building performance, lingkungan tapak, dan juga manusianya. Masing-masing aspek memiliki variabel yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari Kota Malang.
Copyrights © 2023