Kehadiran Computer Vision mampu mempengaruhi bidang kajian Sign Language Recognition System (SLRS). Adapun penelitian dibidang SLRS terhadap dua standar bahasa isyarat di Indonesia yaitu standar SIBI (Sistem Bahasa Isyarat Indonesia) dan BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia). Tantangan dalam penelitian ini adalah kendala dalam memproses gambar dinamis dan gambar statis ketika setelah melalui preprocessing rekognisi. Perlakuan yang berbeda saat recognisi awal pada gambar bergerak dengan gambar statis mempengaruhi waktu memunculkan hasil dengan cepat sehingga dibutuhkan model dengan training yang baik dan cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor akurasi yang mempengaruhi tingkat akurasi penerapan objek deteksi dan klasifikasi gambar maupun video secara realtime untuk BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) dengan menggunakan metode Deep Learning Long Short Term Memory (LSTM) dan Convolution Neural Network (CNN). Pentingnya penelitian ini karena hasilnya dapat dijadikan dasar untuk mempercepat pengembangan lebih lanjut aplikasi sign language recognition khusus untuk BISINDO yang bisa dimanfaatkan oleh penyandang disabilitas maupun masyarakat agar komunikasi dua arah lebih mudah dilakukan dimasa depan secara real-time.
Copyrights © 2023