ABSTRAKPenulis mengharapkan kepada setiap pasangan calon yang berpartisipasi dalam Pilkada dan pemilu nantinya dapat menciptakan persaingan yang sehat antar pasangan calon dan mengelola isu yang ada di masyarakat dengan baik, tidak saling menjatuhkan satu sama lain dan tidak menciptakan perpecahan di masyarakat dalam menjalankan pesta demokrasi. Pengelolaan secara baik diperlukan, sebab dari penelitian yang penulis lakukan masih menunjukkan masih ada upaya kalangan elit politik menggunakan identitas agama dan etnik dalam memobilisasi dukungan masyrakat. Penggunaan identitas agama dan etnis secara umum membahayakan bagi perkembangan budaya politik dan demokrasi. Namun pengelolaan isu-isu secara etis dalam arena demokrasi dapat saja dilakukan dalam berbagai peristiwa demokrasi lokal. Selain itu penting adanya pedidikan politik bagi masyarakat untuk memberikan pandangan kepada masyarakat agar politik identitas ini benar-benar hilang dalam tatanan sosial politik masyarakat dan masyrakat tidak lagi memilih karna kesamaan identitas saja melaikan menjadi pemilih yang rasional
Copyrights © 2022