Darwin Darwin
Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN POLITIK TRANSAKSIONAL PADA PEMILU 2024 La Ode Samlan; Darwin Darwin; Sugianto Sugianto
Jurnal Local Politic And Government Issues (Calgovs) Vol 1, No 02 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/calgovs.v1i02.35369

Abstract

Penelitian ini melihat bahwaJ Pemilu adalah rotasi kekuasaan yang dipilih oleh rakyat. Dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada banyak cara-cara negatif untuk memperoleh kekuasaan. Salah satu cara yang merusak nilai-nilai demokrasi adalah politik transaksional (Money politik)Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Eward Aspinal dan Ward Berenshot. kemudian teknik pengumpulan data ini, melalui data primer dan data sekunder, data primer yaitu berupa wawancara dengan pihak terkait, sedangkan sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku-buku, jurnal yang relevan dengan penelitian.Hasil penelitian ini menunjukan. Politik transaksional memiliki dampak yang sangat besar bagi masyarakat. Hal demikian dapat menyebabkan menjalarnya budaya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang tentu mencederai semangat reformasi. Politik transaksi juga merupakan politik dinasti, sehingga timbulah kecemburuan sosial yang berdampak pada ketidak percayaan publik pada kekuasaan. Upaya yang harus dilakukan menjelang pesta demokrasi 2024 adalah politisi yang berkualitas, pemilih cerdas (rational choice), partisipasi politik warga, politik moral dan peran badan pengawas pemilu (bawaslu).
POLITIK IDENTITAS TERHADAP POLARISASI PEMILU 2024 Sugianto Sugianto; Visman Visman; Darwin Darwin
Jurnal Local Politic And Government Issues (Calgovs) Vol 3, No 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/calgovs.v3i1.35362

Abstract

ABSTRAKPenulis mengharapkan kepada setiap pasangan calon yang berpartisipasi dalam Pilkada dan pemilu nantinya dapat menciptakan persaingan yang sehat antar pasangan calon dan mengelola isu yang ada di masyarakat dengan baik, tidak saling menjatuhkan satu sama lain dan tidak menciptakan perpecahan di masyarakat dalam menjalankan pesta demokrasi. Pengelolaan secara baik diperlukan, sebab dari penelitian yang penulis lakukan masih menunjukkan masih ada upaya kalangan elit politik menggunakan identitas agama dan etnik dalam memobilisasi dukungan masyrakat. Penggunaan identitas agama dan etnis secara umum membahayakan bagi perkembangan budaya politik dan demokrasi. Namun pengelolaan isu-isu secara etis dalam arena demokrasi dapat saja dilakukan dalam berbagai peristiwa demokrasi lokal. Selain itu penting adanya pedidikan politik bagi masyarakat untuk memberikan pandangan kepada masyarakat agar politik identitas ini benar-benar hilang dalam tatanan sosial politik masyarakat dan masyrakat tidak lagi memilih karna kesamaan identitas saja melaikan menjadi pemilih yang rasional