Tumbuhan Moringa oleifera yang dikenal di Indonesia sebagai daun kelor diketahui memiliki nilai gizi tinggi dan senyawa aktif yang yang bermanfaat untuk menjaga sistem imun. Penelitian tedahulu menunjukkan bahwa daun kelor (Moringa oleifera) memiliki pengaruh terhadap aktivitas makrofag dan sel-sel imun lain sehingga dapat bermafaat sebagai imunomodulator. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas filtrat daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar Immunoglobulin G (IgG) pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Penelitian bersifat true experiment dengan disain postest control group. Besar sampel pada penelitian ini adalah 16 ekor kelinci jantan, yang dibagi kedalam empat kelompok yaitu kelompok kontrol (K), Kelompok perlakuan 1 (P1) dengan pemberian filtrat daun kelor konsentrasi 25%, kelompok 2 (P2) dengan pemberian filtrat daun kelor konsentrasi 50% dan kelompok perlakuan 3 (P3) dengan pemberian filtrat konsentrasi 75%, kemudian titer immunoglobulin diukur menggunakan metode hemaglutinasi dan dikonversi dalam nilai desimal. Hasil penilitian didapatkan nilai mean±SD kelompok kontrol dan kelompok dengan perlakuan filtrat daun kelor konsentrasi 25% adalah 0, nilai mean±SD kelompok dengan perlakuan filtrat daun kelor 50% adalah 0,35±0,3 dan nilai mean±SD kelompok dengan perlakuan filtrat daun kelor konsentrasi 75% adalah0,1,25±0,3. Data pada penelitian ini tidak berdistribusi normal dan tidak homogen sehingga analisis data yang digunakan adalah uji Kruskal wallis. Hasil penelitian menunjukkan nilai p<0,05 sehingga dapat disimpulkan filtrat daun kelor memiliki pengaruh terhadap titer kadar immunoglobulin G.
Copyrights © 2022