AbstrakIndonesia memiliki berbagai agama dan aliran kepercayaan. Kemajemukan ini menjadi potensi unik apabila mereka bisa hidup rukun, berdampingan dengan damai, aman dan tentram. Konsep pluralisme agama mengajarkan tentang kerukunan antar umat beragama yang diwujudkan dengan mengedepankan sikap saling terbuka, saling mengerti, memahami dan menerima yang merupakan sikap toleransi antar umat beragama, sehingga memandang pluralitas agama sebagai kenyataan bahwa kita berbeda-beda namun tetap mempertahankan ciri-ciri spesifik (ajaran agama masing-masing).Persepsi tokoh lintas agama terhadap pemikiran “Gus Dur” tentang pluralisme agama terbagi menjadi dua kelompok yaitu (1) kelompok yang menerima pemikiran “Gus Dur” tentang pluralisme agama, (2) kelompok yang tidak menerima pemikiran “Gus Dur” tentang pluralisme agama. Agar tidak terjadi persepsi yang salah terhadap pemikiran “Gus Dur” tentang pluralisme agama perlu adanya upaya-upaya untuk mengenalkan konsep pluralisme agama pada umumnya dan pluralisme agama yang dimiliki “Gus Dur” pada khususnya terhadap masyarakat Indonesia.Kata Kunci : Persepsi, Pemikiran ”Gus Dur”, Pluralisme AgamaAbstractIndonesia has a range of religions and faiths. Religion in Indonesia there are six. This diversity into the unique potential if they can live in harmony, side by side with a peaceful, safe and secure. The concept of religious pluralism teaches about inter-religious harmony are realized by promoting mutual open, understand each other, understand and accept that an inter-religious tolerance, so consider religious plurality as the fact that we are different but still retain the specific characteristics ( the teachings of their religion).It can be concluded that the perception of the notion of interfaith leaders "Gus Dur" on religious pluralism divided into two groups: (1) a group that received ideas "Gus Dur" on religious pluralism, (2) those who do not accept the idea " Gus Dur "on religious pluralism. To avoid a false perception of the notion of "Gus Dur" about the need for religious pluralism efforts to introduce the concept of religious pluralism and religious pluralism in general possessed "Gus Dur" in particular to the people of Indonesia.Keywords: Perception, Thought "Gus Dur", Religious Pluralism
Copyrights © 2013