Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)

PELAKSANAAN GOTONG-ROYONG DI ERA GLOBAL (STUDI KASUS DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN)




Article Info

Publish Date
30 Jan 2015

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengungkapkan tentang gotong royong sebagai salah satu visi dari desa Balun yang masyarakatnya memiliki keberagaman agama. Gotong royong hingga saat ini masih dilaksanakan secara intensif karena dapat menjaga kerukunan pada warga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan gotong royong yang ada di desa balun kecamatan Turi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori sistem dari Talcott Parsons. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan gotong royong di Desa Balun berjalan dengan baik melalui kerjasama antara warga dan pemerintah desa. Gotong royong di desa Balun terbagi dalam dua bentuk meliputi gotong royong inter agama dan gotong royong intra agama. Pada gotong royong intra agama yang dilakukan hanya didalam warga satu agama saja yaitu pada bidang sosial berkaitan dengan perawatan dan pembangunan tempat ibadah. Sedangkan untuk gotong royong inter agama dilaksanakan dalam dua bidang yaitu bidang ekonomi dan sosial. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mempertahankan gotong royong mengandung dua unsur yaitu unsur sukarela dan unsur paksaan. Unsur paksaan pada gotong royongyaitu melalui adanya denda dan keplek absensi. Simpulan dari penelitian ini adalah tidak semua gotong royong bisa dilakukan semua warga, tetapi terdapat pula gotong royong yang hanya dilakukan berdasarkan lingkup agama. Unsur kedua yaitu unsur paksaan membuktikan adanya perubahan pada gotong royong di desa Balun pada era globalKata Kunci:gotong royong, intra agama, inter agamaAbstractThis reaserch find out about mutual assisstance as vision of Balun Village which has multi religion people. Nowdays mutual assistance in Balun Village stil occur intensly because it can keep the unity of Balun Villager.The aim of this research is to find out the application of mutual assisstance in Balun village, Turi regency. The theory that used in this research system theory by Talcott Parsons. In this study used methode qualitative approach with a design cases study. The result of this research shows that the implementation of mutual assisstance in Balun village is implemented well through good coorperation There are two kinds of mutual assisstance that has been implemented in Balun village. They are inter religion and intra religionThey are inter religion and intra religion. Inter religion mutual assisstances in this case concern in social aspect. They work together to build and to keep the pray room. The second one is intra religion mutual assisstances it concerns in two aspects, they are social and economic.The effort that has been done by the government are willingness and pressure. The pressure unsure is applied by giving attendance list card and fine. The conclusion of this research is not all of mutual assistance could be done by all of people. However mutual assistance which is done by scopeof religion only. The second unsureis pressure, it proves that there is something change toward mutual assistance in global era.Key words : mutual assisstance, intra religion, inter-religion

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jurnal-pendidikan-kewarganegaraa

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan ...