AbstrakPerkembangan teknologi di bidang transportasi cukup cepat, terutama kendaraan bermotor, namun seiring berkembangnya alat tarnsportasi kendaraan bermotor ini tidak di temani dengan kesadaran hukum oleh masyarakat, sehingga terjadi pelanggaran khususnya di sekitar Jembatan Suramadu Surabaya. Dari hal inilah dibutuhkan strategi penanganan pelanggaran Lalu Lintas oleh Polsek Nambangan Surabaya, sehingga mengurangi terjadinya pelanggaran dan kecelakaan Lalu Lintas. Permasalahan pokok pada penelitian ini adalah strategi penanganan pelanggaran Lalu Lintas oleh Polsek Nambangan Surabaya.Penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif. Yaitu menggambarkan dan mendeskripsikan bagaimana strategi penanganan pelanggaran Lalu Lintas oleh Polsek Nambangan Surabaya. Tempat penelitian yang di gunakan di sekitar Jembatan Suramadu Surabaya, jenis data ada dua yaitu: data primer, dan data sekunder, teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dan dokumen.Hasil penelitian, diketahui bahwa strategi penanganan pelanggaran Lalu Lintas oleh Polsek Nambangan Surabaya cukup maksimal. Strategi penanganan yang dilakukan oleh Polsek Nambangan ada 2 macam yaitu: secara preventif, dan secara represif, dengan strategi ini maka terjadi penurunan angka kecelakaan di area Jembatan Suramadu Surabaya pada tahun 2014 dibandingkan pada tahun 2013. Disarankan hendaknya polsek Nambangan Surabaya rajin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan ikut serta berpartisipasi dalam mengurangi kecelakaan Lalu Lintas di sekitar Jembatan Suramadu Surabaya.Kata kunci : Upaya Preventif, Upaya Represif, Strategi.AbstractDevelopment of tecnology in the field of transportation fast enought. Especially motor venicles, but as developing tools transportation motor venicle is no company with the awareness of the lawby the people, so going on of fanse especially around the bridge suramadu surabaya. Of the thing is it takes strategy to handling traffic violations by Polsek Nambangan Surabaya, so reduce it a violation and a traffic accident. Problems on the subject of this reseach is strategy handling traffic violations by Polsek Nambangan Surabaya.The research on the use of research deskriptif kualitatif, that illustrates and describes how the strategy handling traffic violations by Polsek Nambangan Surabaya. Place the research in use arround the bridge Suramadu Surabaya. Types of data three are 2 kinds of that: data primary and secondary data, the technique of gathering data included interviews and documents.The results of the research, it is know that strategy handling traffic violations by Polsek Nambangan Surabaya enough. Strategy handling is done by polsek Nambangan there are 2 kinds of that: in Preventif and in Repressive, with this strategy then it happened a decline in numbers was an accident of the bridge Suramadu Surabaya in the year 2014 in compare to the year 2013. Be advised three ought to Polsek Nambangan Surabaya industrious to raise awareness of the society and perticipate in reducing traffic accident around the bridge Suramadu SurabayaKey word: effort Preventif, effort Repressive, strategy.
Copyrights © 2015