Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)

UPAYA GURU SMKN MOJOAGUNG DALAM MEMBENTUK SIKAP CINTA TANAH AIR SISWA




Article Info

Publish Date
28 Jan 2016

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru SMKN mojoagung dalam membentuk sikap cinta tanah air siswa melalui intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah. Teori yang digunakan adalah teori  belajar observasional oleh Albert Bandura. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di SMKN Mojoagung. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru PPKn, guru bahasa indonesia, guru sejarah, pembina KLH, pembina pramuka, dan pembina paduan suara. Metode pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipant, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam membentuk sikap cinta tanah air melalui intrakurikuler dengan mengajarkan ancaman integrasi nasional, kesadaran berbangsa dan bernegara, memberi contoh menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, membiasakan masuk dan keluar kelas dengan tepat, mengajarkan menjaga kebersihan kelas, dan memberikan pujian serta hukuman. Upaya guru dalam membentuk sikap cinta tanah air melalui ekstrakurikuler dengan membiasakan menjaga lingkungan sekolah, membiasakan hormat kepada bendera merah putih ketika upacara, menyanyikan lagu-lagu nasional, serta memberi pujian dan hukuman. Upaya guru dalam membentuk sikap cinta tanah air melalui budaya sekolah dengan membiasakan siswa dalam penerapan seragam dan atributnya serta membiasakan tepat waktu dalam kegiatan upacara bendera. Kata kunci: Upaya, Guru, Cinta tanah air. Abstract The objective of this study was to determine teacher’s efforts at SMKN Mojoagung in shaping student’s nationalism attitudes through intra-curricular, extracurricular and school culture. The theory used in this research was the theory by Albert Bandura with observational study. This design of this research was descriptive qualitative. The research location was at SMKN Mojoagung. The amount of Informant’s research was ten person they were the head master, civic teachers, Indonesian teacher, history teacher, KLH leader, scout leader, and choir mentor. The methods of data collection using non-participant observation, semi-structured interviews and documentation. Data analysis techniques that used are data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that the teacher’s effort in shaping patriotismattitude through intra-curricular with teach the threat of national integration, the awareness of national and state, giving an example of using Indonesian, accustom in and out with approprite class, teach maintain the cleanliness class, and give praise and punishment. The teacher’s efforts in shaping nationalism attitude through extracurricular with accustom to keep the school environment, keep respect to “merah putih” flag when ceremonies, sang nationalist songs, and give praise and punishment. The teacher’s efforts in shaping patriotismattitude through school culture withaccustom students in the application of uniform and attributes as well as accustom timely in the ceremony. Keywords: Effort, Teacher, Natonalism.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jurnal-pendidikan-kewarganegaraa

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan ...