Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)

DIMENSI WARGA NEGARA MULTIKULTURAL PADA MASYARAKAT SEKITAR PURA PENATARAN LUHUR MEDANG KAMULAN DESA MONDOLUKU KECAMATAN WRINGINANOM KABUPATEN GRESIK

Sela Putri Riyadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi warga negara multikultural pada masyarakat sekitar Pura Penataran Luhur Medang Kamulan yang meliputi dimensi pengetahuan, keterampilan, serta watak masyarakat tentang multikultural.Pemilihan informan dengan menggunakan teknik snowball sampling dengan jumlah sembilan informan.Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian data dianalisis dengan model analisis data Miles and Huberman. Teori yang digunakan yaitu teori proses sosial Gillin dan Gillin. Hasil temuan dalam penelitian ini sebagai berikut: pengetahuan masyarakat tentang multikultural masih bersifat normatif, dimana pengetahuan yang dimiliki masyarakat masih belum mendorong adanya kesadaran multikultural pada masyarakat Desa Mondoluku. Pengetahuan masyarakat juga lebih didasarkan pada alasan formalitas seperti adanya izin resmi dari Pemerintah.Keterampilan multikultural secara substansi menunjukkan adanya keterampilan multikultural. Meskipun berbeda dari segi agama, tetapi masyarakat secara perilaku mampu berbaur serta membantu satu sama lain tanpa memandang perbedaan agama. Watak multikultural menunjukkan watak etnosentris, dimana masyarakat masih belum mampu menerima perbedaan secara substantif. Tetapi, secara normatif masyarakat dapat menjalin kehidupan secara harmonis. Sehingga watak multikultural yang dimiliki masyarakat masih bersifat artifisial. Kata Kunci:Dimensi Warga Negara, Multikultural

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jurnal-pendidikan-kewarganegaraa

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan ...