Salah satu tujuan diselenggarakannya supervisi akademik yaitu sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja guru. Dalam hal ini supervisor harus dapat mengkomunikan pesan secara efektif, karena supervisor bukan hanya menilai guru yang disupervisi, namun supervisor juga memberikan bimbingan terhadap guru. Oleh sebab itu komunikasi efektif penting diterapkan supervisor dalam penyelenggaraan supervisi akademik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi efekif Kepala MTs. Nurul Fata sebagai supervisor dalam penyelenggaraan supervisi akademik terhadap kinerja guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasi dari penelitian ini memaparkan bahwa komunikasi yang dilakukan supervisor (kepala MTs. Nurul Fata) meliputi komunikasi organisasi (organization communication) dan Komunikasi antarpribadi (interpersonal communication) dengan menerapkan 5 hukum dasar komunikasi diantaranya adalah sebagai berikut; 1) Respect; kepala madrasah mampu menghargai keberadaan guru, 2) Empathy; kepala madrasah mampu untuk memahami keadaan guru yang di supervisi, 3) Audible; bimbingan maupun arahan kepala madrasah dapat didengarkan dan dimengerti baik melalui media komunikasi seperti whatsupp maupun zoom, karna pada masa pandemi ini kepala madrasah melakukan monitoring terhadap kinerja guru, 4) Clarity; kepala madrasah mampu menyampaikan pesan maupun arahan dengan jelas dan 5) Humble; dalam menyampaikan pesan maupun koreksi yang tentunya membangun kepala sekolah menyampaikannya dengan bijak.
Copyrights © 2022