Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas penerapan model pembelajaran problem posing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi pokok hidrolisis garam. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest Posttest.Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar soal pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan pada pretest keterampilan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dari nilai 1-100 berturut-turut adalah 5,13; 8,42; 2,11; dan 0,39. Sementara itu, untuk nilai posttest keterampilan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dari nilai 1-100 berturut-turut adalah 96,05; 91,05; 78,68; dan 73,16. Hasil peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa juga didukung oleh N-gain score rata-rata posttest secara klasikal sebesar 0,84 yang masuk dalam kategori tinggi. Kata Kunci: Problem Posing, Keterampilan Berpikir Kritis, Hidrolisis Garam
Copyrights © 2017