Tingginya angka kematian ibu di beberapa wilayah di dunia mencerminkan ketidaksetaraan dalam akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menyoroti kesenjangan antara kaya dan miskin. Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan perioritas dalam penyelenggaraan upaya kesehatan khususnya pada ibu hamil karena masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui pentingnya memeriksa kehamilan, yang menyebabkan rendahnya cakupan kunjungan Antenatal care (ANC). Penurunan cakupan ANC terjadi pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, yaitu dari 88,54% menjadi 84,6%. Hal ini akan berdampak tingginya angka kesakitan dan kematian ibu dan janin. Agar tercapainya target KI dan K4 salah satu upaya adalah dengan meningkatkan pelayanan yang optimal dan berkualitas kepada klien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan ANC di Praktik Mandiri Bidan Mariani Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian adalah Deskriptif kuantitatif, dilaksanakan dari bulan Februari sampai bulan Maret 2023.Subjek penelitian adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke BPM pada periode penelitian yang berjumlah 32 orang. Hasil penelitian didapatkan 75% responden mengatakan kualitas pelayanann ANC di PMB Mariani berada pada katagori Baik, 19% katagori cukup 6% katagori kurang, Hal ini menggambarkan kualitas pelayanan pada PMB Mariani adalah baik. Dilihat berdasarkan demensi kualitas pelayanan dari 32 responden didapat hasil, dari demensi Tangiable 24 responden (72%) mengatakan sesuai, dari demensi realiability sebanyak 26 responden (81% ) menyatakan sesuai,pada demensi responsiveness sebanyak 17 (53%) responden mengatakan sesuai, demensi assurance sebanyak 29 responden (91%) mengatakan sesuai dan demensi empathy sebanyak 30 responden (91%) menyatakansesuai . Dari semua demensi kualitas pelayanan dapat disimpulkan pelayanan ANC di PMB Mariani berada pada katagori baik. Kepada bidan praktek mandiri diharapkan umtuk selalu memberi pelayanan yang berkualitas. Dengan pelayanan berkualitan dapat memberi kepuasan kepada pasien sehingga pasien akan mengikuti semua anjuran bidan. Dengan demikian diharapkan angka kesakitan dan angka kematian ibu dan bayi dapat diturunkan.
Copyrights © 2023