Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilihat dari penggunaan model pembelajaran yang diterapkan. Model konvensional harus mulai digantikan dengan pemilihan model pembelajaran saintifik, model pembelajaran saintifk sangat sesuai dengan pembelajaran abad 21 yang menitikberatkan pada keterampilan seperti Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation, Communication, dan Collaboration. Model discovery learning sesuai dengan pembelajaran abad 21, karena model ini menjadikan pembelajaran berpusat pada aktivitas peserta didik. Lembar kerja tersebut berisikan sintak pembelajaran discovery learning yang terdiri dari pemberian rangsangan (stimulus), identifikasi masalah (problem statement), pengumpulan data (data collection), pengolahan data (data processing), pembuktian (verification), menarik simpulan/generalisasi (generalization). Hasil dari penggunaan model discovery learning dalam pelaksanaan pembelajaran geografi terlihat bahwa semua peserta didik kelas 11 IPS telah mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimal yang telah ada yaitu sebesar 70, hasil nilai dari peserta didik dapat dirinci sebagai berikut A rentang 90-100 sebanyak 32 atau 42% kemudian kriteria B rentang 80-89 sebanyak 28 atau 36% dan kriteria C rentang 70-79 sebanyak 17 atau 22% dari 77 peserta didik. Respon peserta didik dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas lebih baik. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 11 IPS SMA NU 05 Brangsong pada materi langkah-langkah mitigasi bencana banjir.
Copyrights © 2021